Mengetahui kapasitas oli mesin motor Kawasaki penting untuk perawatan rutin, menjaga performa mesin, dan memperpanjang umur mesin. Mengisi oli sesuai kapasitas pabrikan mencegah kerusakan akibat kekurangan atau kelebihan oli.
Tabel Kapasitas Oli Mesin Motor Kawasaki
| Tipe Motor | Motor Kawasaki | Kapasitas Oli Mesin (Liter) | Catatan |
|---|---|---|---|
| Bebek | Kaze / Athlete / Ninja 110 | 0,9 | Oli + filter baru |
| Sport | Ninja 150 / Ninja 250 | 1,1 | Oli + filter baru |
| Sport | Z125 / Z250 / Z400 | 1,1 – 1,2 | Oli + filter baru |
| Sport | Ninja ZX-6R / ZX-10R | 1,8 – 2,0 | Oli + filter baru |
| Matic | J125 / J300 | 1,0 | Oli + filter baru |
| Maxi / Adventure | Versys 250 / Versys 650 | 1,8 – 2,2 | Oli + filter baru |
| Maxi / Adventure | Vulcan 650 / Vulcan S | 2,0 | Oli + filter baru |
| Sport / Superbike | H2 / H2 SX | 2,0 – 2,2 | Oli + filter baru |
Tips Mengganti Oli Mesin Kawasaki
-
Gunakan oli sesuai rekomendasi pabrikan (misal: SAE 10W-30 untuk bebek/matic, SAE 10W-40 / 10W-50 untuk sport dan maxi).
-
Ganti oli secara rutin: setiap 2.000 – 3.000 km untuk bebek/matic, 3.000 – 5.000 km untuk sport/maxi.
-
Ganti filter oli saat mengganti oli untuk performa optimal.
-
Periksa volume oli sebelum perjalanan jauh untuk menghindari kerusakan mesin.
Kesimpulan
-
Motor bebek/matic → kapasitas oli lebih kecil, fokus pada efisiensi bahan bakar dan kenyamanan kota.
-
Motor sport/maxi/adventure → kapasitas oli lebih besar untuk mendukung performa tinggi.
-
Mengetahui kapasitas oli membantu menghindari overfill atau underfill, menjaga performa dan umur mesin.
