Stroke up motor adalah salah satu teknik populer untuk meningkatkan kapasitas mesin dan tenaga. Dengan memperpanjang jarak langkah piston dalam silinder, volume ruang bakar meningkat, sehingga tenaga dan torsi motor naik.
Artikel ini membahas apa itu stroke up, manfaat, risiko, tips aman, dan hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan stroke up motor.
Apa Itu Stroke Up Motor?
Stroke up adalah proses memperpanjang langkah piston dalam silinder motor, biasanya dengan mengganti crankshaft (poros engkol) atau piston dengan ukuran tertentu. Berbeda dengan bore up yang memperbesar diameter piston, stroke up menambah panjang langkah piston, sehingga kapasitas mesin (cc) bertambah.
Efek stroke up:
-
Tenaga mesin meningkat
-
Torsi lebih besar → akselerasi lebih kuat
-
RPM mesin lebih rendah di kecepatan tinggi → tenaga lebih stabil
-
Perlu penyesuaian klep, squish head, dan timing untuk hasil optimal
Catatan: Stroke up lebih efektif meningkatkan torsi dibandingkan bore up, tetapi perlu pengerjaan presisi.
Manfaat Stroke Up Motor
| Manfaat | Penjelasan |
|---|---|
| Tenaga Mesin Naik | Kapasitas mesin lebih besar → pembakaran lebih maksimal → tenaga meningkat. |
| Torsi Lebih Besar | Tarikan motor lebih kuat, akselerasi awal lebih agresif. |
| RPM Lebih Stabil | Mesin bekerja lebih stabil di putaran menengah-tinggi. |
| Optimal untuk Modifikasi Lanjutan | Bisa dikombinasikan dengan bore up, porting-polishing, dan knalpot performa. |
Risiko Stroke Up Motor
-
Overheat → Volume ruang bakar lebih besar → suhu mesin naik.
-
Kompresi Tidak Sesuai → Risiko knocking jika klep atau squish head tidak disetel ulang.
-
Boros BBM → Kapasitas mesin lebih besar → konsumsi bahan bakar meningkat.
-
Kerusakan Crankshaft atau Piston → Jika material atau pengerjaan kurang presisi.
-
Overstress pada Rantai dan Gear → Perlu disesuaikan untuk menahan tenaga tambahan.
Tips Stroke Up Motor Agar Aman
-
Gunakan crankshaft dan piston berkualitas tinggi dari merek terpercaya.
-
Sesuaikan rasio kompresi → jangan terlalu tinggi untuk menghindari knocking.
-
Periksa dan sesuaikan lebar squish head dan jarak klep.
-
Gunakan porting-polishing kepala silinder agar aliran udara lebih lancar.
-
Ganti oli dengan kualitas terbaik untuk mengurangi keausan akibat tekanan lebih tinggi.
-
Sesuaikan rasio gear agar motor tetap responsif dan tarikan optimal.
-
Uji coba bertahap → jangan langsung memacu motor di putaran tinggi sebelum semua komponen stabil.
Standar Stroke Up Motor
| Motor | Kapasitas Standar | Stroke Up |
|---|---|---|
| Motor Bebek 110–125 cc | 110–125 cc | 125–135 cc |
| Motor Matic 110–150 cc | 110–150 cc | 130–160 cc |
| Motor Sport 150–250 cc | 150–250 cc | 180–300 cc |
Catatan: Stroke up harus disesuaikan dengan kapasitas mesin, kualitas komponen, pendinginan, dan bahan bakar.
Kesimpulan
Stroke up motor adalah cara efektif untuk meningkatkan tenaga dan torsi, tetapi membutuhkan perhitungan dan pengerjaan presisi. Dengan melakukan stroke up secara aman dan menyesuaikan semua komponen pendukung, performa motor bisa meningkat tanpa mengorbankan umur mesin.
FAQ (Pertanyaan Umum)
Q: Apakah stroke up aman untuk motor harian?
A: Aman jika menggunakan komponen berkualitas, menyesuaikan squish head, klep, dan kompresi, serta tidak memaksa mesin di putaran ekstrem.
Q: Apakah stroke up lebih baik dari bore up?
A: Stroke up lebih efektif untuk meningkatkan torsi, sedangkan bore up lebih efektif meningkatkan tenaga di RPM tinggi. Kombinasi keduanya bisa optimal.
Q: Apakah motor matic bisa di-stroke up?
A: Bisa, tetapi peningkatan tenaga biasanya lebih terbatas karena desain mesin dan transmisi matic.
